GROSIRAMAZONPLUS.COM | Situs Kesehatan Terbesar di Indonesia
Hotline: 0813-1588-7955
Hotline Pemesanan : 0813-1588-7955 / 0856-9575-7348 | COD JABODETABEK | Jam Kerja : 06.00 – 22.00 WIB

Olahraga yang Aman Bagi Pasien Penyakit Jantung

olahraga aman bagi penderita jantungBila Anda telah didiagnosa dengan penyakit jantung atau telah menjalani operasi jantung, olahraga merupakan bagian penting untuk menjaga kondisi dan kesehatan Anda. Sebelum memulai aktivitas fisik berupa olahraga bagi pasien penyakit jantung, sebaiknya tanyakan dokter Anda untuk menentukan:

  • Olahraga Apa yang aman. Dokter Anda dapat memberitahu Anda jenis olahraga yang aman untuk Anda lakukan. Anda mungkin memiliki lebih banyak pilihan daripada yang Anda pikirkan.
  • Tanyakan kepada dokter Anda tentang latihan seperti push-ups dan sit-up. Latihan-latihan ini melibatkan ketegangan otot terhadap otot-otot lain. Anda mungkin perlu untuk menghindari jenis latihan seperti ini.
  • Pastikan bahwa mengangkat dan mendorong benda berat, dan tugas-tugas seperti menyapu, menyekop, memotong, dan menggosok, merupakan kegiayan yang tidak dilarang. Karena tugas rumah seperti ini dapat sangat melelahkan bagi sebagian penderita jantung.
  • Perubahan pengobatan. Beberapa obat dapat sangat mempengaruhi respon Anda untuk berolahraga. Dokter Anda dapat memberitahu Anda untuk membuat rencana latihan yang tepat.

Tips Olahraga yang Aman untuk Penderita Penyakit Jantung

  • Kecepatan. Jangan melakukan terlalu banyak dan terlalu cepat. Berikan waktu bagi tubuh Anda untuk beristirahat antara latihan.
  • Jangan berolahraga di luar ruangan ketika udara terlalu dingin, panas, atau lembab. Kelembaban tinggi dapat membuat Anda bosan lebih cepat. Suhu ekstrim dapat mengganggu sirkulasi, membuat sulit bernapas, dan menyebabkan nyeri dada. Pilihan yang lebih baik adalah aktivitas dalam ruangan seperti berjalan santai di pusat perbelanjaan.
  • Tetap terhidrasi. Minum banyak air bahkan sebelum Anda merasa haus, terutama pada hari-hari panas.
  • Hindari mandi dengan air sangat dingin atau panas atau mandi sauna setelah latihan. Karena suhu ekstrim membuat jantung bekerja lebih keras.
  • Jangan berolahraga di daerah perbukitan. Jika Anda harus berjalan di daerah yang curam, sebaiknya perlambat gerak Anda saat menanjak untuk menghindari jantung bekerja terlalu keras.
  • Jika program latihan Anda akan terganggu selama beberapa hari (misalnya karena sakit, liburan, atau cuaca buruk), untuk mempermudah kembali ke rutinitas latihan awal, mulailah dengan penurunan intensitas latihan, dan secara bertahap kembali ditingkatkan seperti sedia kala.

Apa yang harus di Perhatikan Ketika Berolahraga

Hentikan latihan jika Anda menjadi terlalu lelah atau sesak napas., kemudian temui dokter Anda dan beritahukan tentang gejalanya.

Jangan berolahraga jika Anda tidak merasa baik atau demam. Orang dengan masalah jantung harus menunggu beberapa hari setelah semua gejala hilang sebelum memulai kembali program latihan, kecuali dokter Anda memberikan arah lainnya.

Hentikan aktivitas jika Anda mengembangkan detak jantung yang cepat atau tidak teratur atau mengalami jantung berdebar-debar. Periksa denyut nadi Anda setelah Anda beristirahat selama 15 menit. Jika masih di atas 100-120 denyut per menit, segera hubungi dokter.

Jika Anda merasa sakit saat berolahraga, jangan mengabaikannya. Berhenti ketika Anda memiliki nyeri dada atau nyeri di tempat lain di tubuh Anda, karena bisa melukai sendi Anda.

Berhenti dan beristirahat dari aktifitas fisik atau olahraga jika Anda:

  • merasa lemah
  • pusing
  • mengalami peningkatan berat badan yang tidak dapat dijelaskan atau mengalami pembengkakan – hubungi dokter segera
  • Merasakan tekanan atau nyeri di dada, leher, lengan, rahang, atau bahu Anda

Hubungi dokter jika gejala di atas tidak hilang.

Source : http://www.webmd.com/

Leave a Reply

Simple Share Buttons