GROSIRAMAZONPLUS.COM | Situs Kesehatan Terbesar di Indonesia
Hotline: 0813-1588-7955
Hotline Pemesanan : 0813-1588-7955 / 0856-9575-7348 | COD JABODETABEK | Jam Kerja : 06.00 – 22.00 WIB

Mitos dan Fakta Sesungguhnya Tentang Kanker Payudara

Mengungkap Mitos dan Fakta yang Sesungguhnya Tentang Penyakit Kanker Payudara

mitos dan fakta tentang kanker payudaraMitos: Jika benjolan di payudara, berarti Anda mengidap kanker payudara.
Fakta: Hanya sebagian kecil kasus benjolan pada payudara yang berkembang menjadi kanker. Tetapi jika Anda menemukan benjolan di payudara Anda secara terus-menerus ataupun melihat adanya perubahan dalam jaringan payudara, maka tidak boleh diabaikan. Dan sangat penting bagi Anda untuk menemui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secara klinis. Dokter mungkin meminta Anda untuk melakukan mamografi atau skrining jaringan payudara untuk menentukan apakah benjolan ini berbahaya atau tidak.

Mitos: Pria tidak mungkin untuk mengidap kanker payudara karena hanya menyerang kaum perempuan saja.
Fakta: Justru sebaliknya, setiap tahun diperkirakan sekitar 2.190 orang pria yang didiagnosis dengan kanker payudara dengan 410 orang diantaranya meninggal dunia. Meskipun persentase penderita kanker payudara pria masih kecil, namun pria tidak boleh menganggap remeh penyakit ini dan harus senantiasa berjaga-jaga ketika dijumpai adanya perubahan pada jaringan payudara mereka. Kanker payudara pada pria biasanya terdeteksi sebagai benjolan keras di bawah puting dan areola. Kanker payudara pada Pria lebih menakutkan dan mematikan dibandingkan pada wanita.Khususnya karena kesadaran di kalangan pria lumayan kurang dan mereka cenderung menganggap remeh bila muncul benjolan pada payudara, sehingga dapat menyebabkan keterlambatan dalam melakukan pengobatan.

Mitos: Mamografi dapat menyebabkan kanker payudara menyebar.
Fakta: Mamografi atau skrining kanker payudara dengan sinar x-ray, saat ini tetap merupakan standar penting sebagai deteksi dini kanker payudara dan tidak menyebabkan kanker menyebar. Menurut National Cancer Institute, “Manfaat mamografi, bagaimanapun, hampir selalu lebih besar daripada potensi bahaya dari paparan radiasi. Mamografi hanya memerlukan dosis yang sangat kecil dari radiasi dan risiko bahaya dari paparan radiasi ini sangat rendah. ” Rekomendasi standar adalah skrining mamografi tahunan bagi perempuan dimulai pada usia 40 tahun atau berdasarkan pada rekomendasi dokter Anda.

Mitos: Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita kanker payudara, maka Anda cenderung untuk mengembangkan penyakit kanker payudara juga.
Fakta: Meskipun wanita yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara berada dalam kelompok risiko tinggi, kebanyakan wanita yang mengidap kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga kanker. Secara statistik hanya sekitar 10% dari wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara, juga memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini.

Mitos: Kanker payudara adalah penyakit menular.
Fakta: Anda tidak dapat menangkap kanker payudara atau memindahkan ke tubuh orang lain. Kanker payudara adalah hasil dari pertumbuhan sel yang tidak terkendali karena sel-sel bermutasi yang kemudian menyebar ke jaringan lain di dalam payudara. Anda dapat mengurangi risiko Anda dengan mempraktikkan gaya hidup sehat, menyadari faktor risiko, dan mengikuti rencana deteksi dini sehingga Anda akan didiagnosis lebih awal jika kanker payudara terjadi.

Mitos: Jika gen BRCA1 atau BRCA2 terdeteksi di dalam DNA Anda, Anda pasti akan mengidap penyakit kanker payudara.
Fakta: Menurut National Cancer Institute, tentang keluarga yang diketahui membawa gen BRCA1 atau BRCA2, bahwa tidak setiap wanita yang memiliki gen BRCA1 atau BRCA2 akan mengembangkan penyakit kanker payudara. Namun memang seorang wanita yang mewarisi mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 memiliki risiko lima kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak memiliki mutasi gen seperti itu. Namun saat ini bagi individu yang mewasiri mutasi gen ini, ada berbagai langkah-langkah proaktif yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko, seperti terapi hormon yang disebut tamoxifen. Atau Anda bisa mencoba untuk meningkatkan imunitas tubuh Anda dengan mengkonsumsi obat herbal kanker payudara K-Muricata.

Mitos: Antiperspiran dan deodoran dapat menyebabkan kanker payudara.
Fakta: Para peneliti di National Cancer Institute tidak pernah menemukan adanya bukti yang mengaitkan penggunaan deodoran atau antiperspiran dengan kanker payudara.

Referensi : http://www.nationalbreastcancer.org/breast-cancer-myths

6 Comments
  1. Anaku kena kanker payudara sta 2.sekarang dpt rujukan untuk kemo.apa bisa minum obat herbal

    • Iya bisa minum k-muricata, lebih bagus jika dipadukan dengan Amazon Plus atau Amazon Berries

  2. Obat kanker payudaraa yg bener” manjur apa ?..
    Ibu saya sudah mencoba berbagai macam obat tradisional dan makannya pun bener” njaga, skrg kondisinya lemes dan semakin kurus.. dan sering sakit
    Mohon bantuannya

  3. Istriku punya kanker payudara. Skrng mejalani cemotrapi. Kangkerny ud merabah k tulang birit atau tulang pantat. Sekarang ga bisa jln sama sekali. Mkn kurang. Badan jd kurus

    • Jika kanker sudah bermetastasis maka harus segera diatasi. Obat herbal yang cocok yaitu Amazon Plus dan K-Muricata.

Leave a Reply

Simple Share Buttons